Jumat, 12 Agustus 2011

senyum itu,
tawa itu,
tak akan pernah berhenti terkembang
selama nafas masih terasa
seakan terasa tak berdaya
sesak diantara kerikil semu
bertahan untuk menjadi sebuah tanda
yang tak pernah hilang
sampai kau dijemput untuk kembali

karang yang kokoh,
tak akan habis di deru ombak,
meski tak pernah terlihat
tapi itulah yang harusnya diperlihatkan
tak ada sepi yang bergema
 tapi kau akan mendengar semua tarian jemariku

membawa tawa
terindah dalam hidup
untuk-Nya dan untuk kalian aku bertahan





0 komentar :

Posting Komentar